Select Country
Search Icon
ARCHIFYNOW > TIPS & IDEAS > 3 Faktor Penting dalam Memilih Tangki Air

3 Faktor Penting dalam Memilih Tangki Air

BY
©Shutterstock

Tangki air merupakan satu kebutuhan dasar yang harus ada pada tiap rumah. Tangki air digunakan sebagai sarana menampung air rumah yang praktis dan aman. Tangki air menjadi tandon cadangan air jika sewaktu-waktu terjadi pemadaman listrik.

Terdapat berbagai pilihan tangki air yang tersedia di pasaran. Hal ini dapat membingungkan Anda yang hendak memilih tangki air untuk melengkapi rumah. Agar dapat menentukan tangki air yang tepat untuk hunian Anda, simak 3 faktor penting terkait tangki air berikut ini!

Material tangki air

3 Faktor Penting dalam Memilih Tangki Air

©Shutterstock

Ada berbagai material tangki air yang dapat dipilih, mulai dari tangki air plastik, fiber, galvanis, beton, hingga tangki air stainless steel.

Tangki air plastik terbuat dari plastik PE atau Polyethylene. Sifatnya ringan, tahan karat, tidak mudah bocor, dan tahan benturan. Dari segi keamanan, air dari tangki plastik aman untuk digunakan karena tangki air plastik telah memiliki standar kesehatan seperti SNI ataupun FDA. Harganya pun terjangkau. Namun, tangki air plastik rentan lumut, terutama yang masih tembus cahaya matahari. Walaupun demikian, sekarang telah banyak tangki plastik yang mendapat lapisan antilumut dan jamur di dalamnya.

Tangki air fiber juga dapat menjadi pilihan terjangkau. Tangki ini terbuat dari Glass Fibre Reinforced Plastic yang mendapat lapisan food grade di dalamnya. Tangki air ini bisa dibuat sangat tipis karena sifat dasar materialnya yang kaku. Namun, tangki fiber rentan retak dan bocor seiring waktu penggunaan.

Tangki baja galvanis adalah model tangki air lama, terbuat dari baja yang digalvanisasi, yaitu dilapisi pelindung dari seng. Namun, kandungan seng pada tangki ini dapat mempengaruhi rasa air. Inovasi yang lebih modern dilakukan dengan melapiskan plastik di atas lapisan galvanis. Akan tetapi, tangki air galvanis tetap berisiko berkarat.

Tangki air stainless steel adalah pilihan ideal untuk memastikan produk tangki air yang awet, aman, dan terlihat mewah. Tangki air stainless juga tidak tembus cahaya sehingga lumut dan jamur juga kecil kemungkinannya untuk tumbuh. Tangki air stainless tidak mudah berubah bentuk dan tahan cuaca. Namun, tangki air stainless masih berisiko berkarat, terutama pada titik persambungan platnya. Dari sisi harga, tangki air stainless lebih mahal dibandingkan material tangki air lainnya.

Ukuran tangki air

3 Faktor Penting dalam Memilih Tangki Air

©Shutterstock

Ukuran tangki air bervariasi, dari ukuran 300 hingga 30.000 liter. Umumnya, ukuran tangki air ditentukan berdasarkan jumlah penghuni rumah dan kebutuhan rata-rata air masing-masing penghuni. Menurut SNI 19-6728.1-2002, kebutuhan air bersih dalam rumah tangga adalah 150 liter per orang per hari. Sebagai contoh, rumah dengan 5 penghuni akan memerlukan tangki air yang dapat menampung setidaknya 750 liter air. Karena kebutuhan air per orang dan per wilayah dapat berbeda-beda, ukuran tangki air yang dibutuhkan masing-masing rumah pun berbeda.

Memakai menara, menyatu dengan struktur rumah, atau dipendam?

3 Faktor Penting dalam Memilih Tangki Air

©Shutterstock

Tangki air dapat ditempatkan di atas tanah, di dalam tanah, menyatu dengan satu bagian struktur atap rumah, ataupun di atas menara air. Tangki beton, misalnya, umumnya dipasang di dalam tanah atau di permukaan tanah. Sementara itu, tangki air lainnya lebih sering dipasang dengan penempatan lebih tinggi dari permukaan tanah. Saat ini, jika memungkinkan, tangki air lebih banyak dipasang pada struktur atap rumah ataupun pada menara air.

Jika Anda memilih menara air, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan terkait biaya pembuatan menara tangki air, seperti kapasitas tangki air, ketinggian menara, dan material yang digunakan. Makin besar kapasitas tangki, harus makin kokoh dan makin bagus pula strukturnya. Sebagai ilustrasi, untuk tangki ukuran 1.000 liter, Anda perlu menara air yang sanggup menahan beban maksimal sekitar 1 ton. Selain itu, makin tinggi menara air, makin tinggi pula biaya pembuatan menara tangki airnya.

Jika Anda tidak membutuhkan tekanan air tinggi dan ingin menghemat biaya pembuatan menara tangki air dan biaya daya pompa listrik, tinggi menara air 2-4 meter sudah mencukupi. Namun, umumnya tinggi menara air rumah adalah 4-6 meter. Ketinggian tersebut sudah cukup untuk memberi dorongan maksimal dalam mencuci kendaraan ataupun menyiram tanaman.

Pilihan material struktur menara air dapat berupa struktur beton, kayu, ataupun struktur besi. Biaya pembuatan menara tangki air dari besi dapat lebih ditekan karena waktu pengerjaannya lebih cepat. Berbeda dari menara beton yang memerlukan waktu pengerjaan lebih lama serta tenaga kerja lebih banyak dan menara air dari kayu yang rentan lapuk, biaya pembuatan menara air dari besi juga lebih terjangkau.

Artikel lainnya: Ragam Tangki Air dan Cara Memilihnya

Itulah 3 hal penting yang perlu Anda perhatikan terkait tangki air. Temukan tangki air yang tepat untuk hunian Anda di sini. Kunjungi Archify dan dapatkan beragam artikel dan inspirasi desain terkini untuk hunian Anda!

Wahyu Untara
Contributor
Greetings from Yogyakarta, Indonesia! Wahyu is a writer and translator who started his career since 2000s as a freelance writer for local and national publisher. His strong interest to the beauty of architecture motivates him to write for ArchifyNow since 2019.
More from archifynow