Select Country
Search Icon
ARCHIFYNOW > TIPS & IDEAS > 5 Tips Memilih Meja Kerja Minimalis untuk Ruang Kerja di Rumah

5 Tips Memilih Meja Kerja Minimalis untuk Ruang Kerja di Rumah

BY
©INERRE Interior

Home office atau ruang kerja di rumah yang kekinian tidak akan lengkap tanpa meja kerja. Sebagai fitur penting dalam ruang kerja, pemilihan meja kerja dapat menentukan produktivitas dan menjaga ritme kerja di rumah.

Dengan meningkatnya popularitas gaya minimalis dan modern, model atau desain meja kerja minimalis modern yang dapat Anda pilih pun makin beragam. Begitu banyaknya pilihan, Anda bisa saja bingung dalam menentukannya.

Berikut ini kami sajikan 5 hal yang perlu diperhatikan saat memilih meja kerja minimalis modern untuk menciptakan ruang kerja di rumah yang nyaman.

Letak ruang kerja dalam hunian

Sebelum menentukan pilihan meja kerja minimalis, lokasi penempatannya perlu dipikirkan. Dengan kata lain, tentukan dahulu lokasi ruang kerja pada hunian Anda.

Idealnya, ruang kerja menggunakan ruangan tersendiri sebagai lokasinya. Namun, jika tidak memungkinkan, pilihlah lokasi favorit yang sering Anda gunakan beraktivitas pada sudut ruang keluarga. Pastikan bahwa lokasi ruang kerja mendapat cahaya alami dan pemandangan luar yang cukup. Dengan demikian, suasana ruang kerja pun dapat memberi inspirasi saat bekerja.

5 Tips Memilih Meja Kerja Minimalis untuk Ruang Kerja di Rumah

©Sontani + Partners

Artikel lainnya: 9 Inspirasi Ruang Kerja di Rumah Agar WFH Makin Produktif

Ukuran meja kerja minimalis yang ideal

Setelah menentukan lokasi ruang kerja, pastikan berapa ukuran ruang yang tersedia. Luas ruang menentukan ukuran meja kerja minimalis yang akan dipilih.

Ukuran ideal untuk meja kerja minimalis umumnya antara panjang 120–180 cm, lebar 60–90 cm, dan tinggi 75 cm. Selain itu, pastikan ruang masih cukup untuk menempatkan rak penyimpanan, kursi kerja, dan ruang gerak untuk beraktivitas dengan nyaman.

5 Tips Memilih Meja Kerja Minimalis untuk Ruang Kerja di Rumah

©Lya-Lya

Penempatan meja kerja dalam ruang kerja

Terdapat beberapa alternatif penempatan meja kerja minimalis di ruang kerja hunian Anda. Jika memilih posisi meja kerja membelakangi dinding, rak buku, atau kabinet, sisakan ruang sekitar 80–90 cm sehingga masih tersedia ruang bebas untuk beraktivitas ataupun meraih dokumen kerja di kabinet.

Sebagai alternatif, Anda juga dapat memepetkan meja kerja minimalis pada dinding. Namun, pastikan ada cukup ruang setidaknya 1,5 meter di belakangnya untuk beraktivitas.

5 Tips Memilih Meja Kerja Minimalis untuk Ruang Kerja di Rumah

©HL Architect Studio

Tipe-tipe meja kerja minimalis

Setidaknya ada 9 tipe meja kerja yang dapat dipilih, yaitu meja eksekutif, meja tulis, meja shell (shell desk), meja lipat, meja sekretaris, meja mengambang (floating desk), meja komputer, meja bentuk L, dan meja standing (standing desk).

Meja eksekutif adalah pilihan meja kerja minimalis paling standar yang terdiri dari meja dan beberapa laci penyimpanan. Meja tulis menjadi meja kerja kayu minimalis yang dapat dipilih jika keperluan kerja hanya sebatas menulis atau sejenisnya. Shell desk berupa meja kosong yang menyediakan bagian permukaan, sisi samping, dan bagian belakang meja saja. Jika memerlukan tambahan laci atau rak, Anda bisa menambahkannya secara terpisah. Bagi Anda yang bekerja dengan komputer pribadi ataupun laptop, tentu saja meja komputer dapat menjadi pilihan.

Jika membutuhkan meja yang dapat diringkas dan menghemat tempat, pilihannya adalah meja lipat ataupun floating desk. Meja lipat praktis dapat digeser atau disimpan setelah digunakan. Floating desk dipasang pada dinding atau sudut ruangan sehingga tidak memakan tempat. Sementara itu, jika pekerjaan Anda memerlukan banyak wadah untuk berkas pekerjaan, tipe meja sekretaris dapat menjadi pilihan. Meja ini memang didesain sekaligus memiliki tempat penyimpanan dokumen yang maksimum.

Standing desk adalah pilihan bagi Anda yang aktif dan tidak suka duduk terlalu lama selama bekerja. Standing desk ini tetap dapat digunakan sebagai meja kerja biasa dan dipasangkan dengan kursi, ataupun digunakan dengan berdiri karena ketinggian meja dapat dinaikkan. Untuk meja kerja yang efektif dari segi fungsi dan layout ruang, meja kerja kayu minimalis bentuk L dapat menjadi pilihan.

5 Tips Memilih Meja Kerja Minimalis untuk Ruang Kerja di Rumah

©STUDIO PIU

Artikel lainnya: Makin Produktif, Ini 7 Desain Furniture Kantor yang Buat Semangat Kerja

Material meja kerja minimalis

Seperti tipe meja, material meja kerja minimalis pun beragam. Sebagai contoh, Anda dapat memilih meja kerja kayu minimalis solid, meja logam, meja kaca, dan meja MDF (medium-density fibreboard).

Kesan eklslusif akan didapatkan dari meja kerja kayu minimalis. Ada berbagai pilihan kayu untuk meja, dari meja kerja kayu minimalis jati, pinus (jati Belanda), kenari, cedar, maple, hingga meja kerja kayu minimalis mahoni. Bahan kayu bekas pakai juga dapat digunakan sebagai material meja kerja kayu minimalis.

Saat ini, meja kerja minimalis modern lebih banyak menggunakan bahan industrial seperti MDF, logam, dan kaca. Material meja kerja minimalis modern MDF dibuat dari remahan kayu yang disatukan dengan lem dan kemudian dipres dengan tekanan tinggi hingga menjadi lembaran yang kuat dan ringan. Logam juga dapat menjadi pilihan material meja kerja minimalis modern yang kuat, mudah dirawat, dan gampang dipadu dengan material kayu. Material meja kerja minimalis modern dari kaca atau akrilik juga dapat menjadi pilihan untuk ruang kerja kontemporer.

5 Tips Memilih Meja Kerja Minimalis untuk Ruang Kerja di Rumah

©Duende Design and Build

Artikel lainnya: 5 Tips Merancang Desain Ruang Kerja Minimalis di Kamar

Dengan memperhatikan 5 hal di atas, Anda dapat memilih meja kerja minimalis modern untuk ruang kerja di rumah sesuai kebutuhan dan desain yang Anda inginkan. Temukan beragam kebutuhan furnitur untuk ruang kerja hunian Anda, hanya di Archify!

Wahyu Untara
Contributor
Greetings from Yogyakarta, Indonesia! Wahyu is a writer and translator who started his career since 2000s as a freelance writer for local and national publisher. His strong interest to the beauty of architecture motivates him to write for ArchifyNow since 2019.
More from archifynow