Select Country
Search Icon
ARCHIFYNOW > PROJECT > Cube Boarding House, Hunian Temporer yang Ramah Lingkungan

Cube Boarding House, Hunian Temporer yang Ramah Lingkungan

BY
Nama Pemilik Rumah
:Yuni dan Samuel Tobing
Lokasi Rumah:Setiabudi, Jakarta Selatan
Luas Lahan
:250 m2
Luas Bangunan
:350 m2
Jumlah Lantai
:3 Lantai
Arsitek
:Denny Setiawan, IAI
Arsitek Pelaksana
:Susanto Lim
Perencana Struktur
:Yulianto Indriawan
Manufaktur
:Toto, Alexindo, Holcim, IKEA, Dulux







Deskripsi oleh Studio Denny Setiawan

Berhuni adalah kegiatan mendasar yang dilakukan setiap manusia, apapun level umurnya. Kegiatan berhuni ini membutuhkan wadah yang kita sebut sebagai sebuah hunian. Manusia berevolusi. Evolusi dimulai ketika mereka mulai bermukim di goa-goa hingga kemudian berhuni di sebuah tempat yang mereka sebut sebagai rumah.

Rumah-pun kemudian berevolusi dari hanya sekedar tempat berteduh hingga menjadi tempat menunjukan sebuah ekspresi diri. Hunian kemudian menjadi gambaran mereka yang tinggal di dalamnya. Manusia-manusia di zaman ini membutuhkan hunian yang mampu menyesuaikan diri dengan masanya.

Cube Boarding House, Hunian Temporer yang Ramah Lingkungan

©Sonny Sandjaya

Artikel Lainnya:  The Garden, Sejuk dengan Sentuhan Rimbun Tanaman dan Bunga

Cube Boarding House, Hunian Temporer yang Ramah Lingkungan

©Sonny Sandjaya

Cube Boarding House ( CBH ) kemudian di desain dengan kesadaran bahwa sebuah hunian temporer-pun harus dapat menjawab kebutuhan berhuni yang praktis, mampu menjawab semua kebutuhan pengguna, bersifat kontemporer, juga ramah terhadap lingkungan.

Cube Boarding House, Hunian Temporer yang Ramah Lingkungan

©Sonny Sandjaya

Cube Boarding House, Hunian Temporer yang Ramah Lingkungan

©Sonny Sandjaya

CBH hadir di sebuah kawasan padat penduduk di Kuningan. Di kawasan ini, hunian temporer seperti CBH sangat dibutuhkan karena wilayah ini adalah wilayah pusat perkantoran di Jakarta. Sangat banyak pekerja yang didominasi usia produktif mulai usia 25-40 membutuhkan hunian yang juga sesuai dengan jiwa muda mereka. Mereka berhuni, bersosialisasi, dan bekerja tanpa dibatasi waktu dan lokasi. Dimanapun mereka berada, tempat yang mereka diami, harus seru, dengan dasar inilah CBH di didirikan.

Cube Boarding House, Hunian Temporer yang Ramah Lingkungan

©Sonny Sandjaya

CBH terdiri dari 15 kamar, 5 diantaranya memiliki extra luas di bagian atasnya. 5 kamar ini berkonsep mezanine memanfaatkan ruang bawah atap. Setiap kamar dilengkapi kamar mandi pribadi. Kamar di desain sesederhana untuk memberikan ketenangan bagi mereka yang tinggal di dalamnya.

Cube Boarding House, Hunian Temporer yang Ramah Lingkungan

©Sonny Sandjaya

Artikel Lainnya:  Tjipta House, Tampil Beda dengan Desain Menyatu ke Alam

Cube Boarding House, Hunian Temporer yang Ramah Lingkungan

©Sonny Sandjaya

Bagian selasar menjadi sangat penting untuk mendapatkan sentuhan desain. Tidak seperti kebanyakan hunian sementara, di CBH selasar didesain se-ceria mungkin. Dengan perpaduan lantai semen ekspose, ubin pc warna-warni dari bali, dan terdapat polesan mural setinggi 3 lantai karya seniman mural Chiki Fawzi yang menghubungkan 3 lantai tersebut. 

Cube Boarding House, Hunian Temporer yang Ramah Lingkungan

©Sonny Sandjaya

Cube Boarding House, Hunian Temporer yang Ramah Lingkungan

©Sonny Sandjaya

Bagian selasar juga menjadi elemen penting untuk diperhatikan pengudaraan dan pencahayaan alaminya. Riset yang dilakukan kepada beberapa proyek sejenis kebanyakan menunjukkan bahwa mereka mengandalkan pencahayaan dan pengudaraan buatan bahkan pada siang hari. Di proyek-proyek tersebut Selasar cenderung pengap dan berantakan. Hal itulah yang ingin dirubah di CBH. 

Cube Boarding House, Hunian Temporer yang Ramah Lingkungan

©Sonny Sandjaya

Cube Boarding House, Hunian Temporer yang Ramah Lingkungan

©Sonny Sandjaya

Dengan memanfaatkan rooster bata di bagian depan, udara alami mengalir masuk dari depan ke dalam menuju ke celah antara kaca di lantai atas. Sistem pengudaraan alami ini tidak menggunakan energi listrik sehingga menjamin kehandalan bangunan ini dari sisi kehematannya terhadap energi. Udara semakin nyaman di dalam karena aliran angin digerakan oleh seperangkat kipas angin. Kelembaban udara pergi, suhu udara dapat tetap terjaga.

Cube Boarding House, Hunian Temporer yang Ramah Lingkungan

©Sonny Sandjaya

Di siang hari, selasar tidak membutuhkan lampu buatan karena seluruh cahaya datang dari kaca di atas selasar. Seluruh ruang mendapatkan akses jendela sehingga pada saat siang hari tidak ada lampu dibutuhkan untuk menyinari seluruh ruangan. Ini adalah bagian dari prinsip dari arsitektur berkelanjutan yang dilakukan pada bagunan CBH.

Cube Boarding House, Hunian Temporer yang Ramah Lingkungan

©Sonny Sandjaya

Diharapkan dengan terciptanya ruang yang menyenangkan sesuai konteks zaman saat ini dan penerapan prinsip-prinsip arsitektur yang berkelanjutan, CBH ini mampu mendorong harga jual setiap kamar sehingga pemilik mendapatkan hasil yang lebih daripada investasi yang sudah mereka keluarkan. Good Design is a Good Business.

Cube Boarding House, Hunian Temporer yang Ramah Lingkungan

©Sonny Sandjaya

Lihat foto proyek selengkapnya:
https://www.archify.com/project/cube-boarding-house


Archifynow
blog platform
ArchifyNow is an online design media that focuses on bringing quality updates of architecture and interior design in Indonesia and Asia Pacific. ArchifyNow curates worthwhile design stories that is expected to enrich the practice of design professionals while introducing applicable design tips and ideas to the public.
More from archifynow