id
Select Country
Search Icon
close icon
ARCHIFYNOW > TIPS & IDEAS > Mengenal Mahoni Kayu Multiguna Berkualitas Tinggi

Mengenal Mahoni, Kayu Multiguna Berkualitas Tinggi

BY
fb icon
wa icon
email icon
©CIPTA DESAIN

Ketika berbicara soal kayu berkualitas, kayu mahoni merupakan salah satu jenis kayu yang muncul dalam deretan daftar teratas. Warnanya yang cokelat anggun, seratannya yang kuat, serta kilaunya yang aristokratis setelah dipoles hanyalah beberapa alasan kayu mahoni selalu menjadi incaran. Tak heran, pemanfaatan kayu mahoni dapat menghasilkan produk berkualitas tinggi.

Ingin membuat perabot dari kayu mahoni? Yuk, kenali lebih dahulu ciri-ciri kayu mahoni serta kelebihan dan kekurangannya!

Ciri-ciri Kayu Mahoni

Mahoni (Swietenia mahagoni) mulanya berasal dari wilayah tropis Amerika Tengah. Dahulu, menandai ciri-ciri kayu mahoni lebih mudah karena pohon mahoni banyak ditanam sebagai peneduh jalan. Pohon mahoni memang terkenal kokoh dan rindang serta mampu menyaring 40-70% udara kotor.

Pohon mahoni dapat tumbuh tinggi menjulang hingga ketinggian 40 meter. Diameternya pun dapat mencapai 125 cm. Salah satu ciri-ciri kayu mahoni yang khas adalah makin tua usia pohon mahoni, makin bagus kualitas kayunya, baik dari sisi warna maupun kekuatannya. Kayu mahoni yang berusia di atas 20 tahun akan memiliki warna cokelat kemerahan yang mewah sehingga tidak memerlukan polesan yang berlebih lagi. Namun, kayu mahoni umumnya ditebang pada usia 7 hingga 15 tahun.

Ciri-ciri kayu mahoni lainnya adalah pohonnya berbunga setelah usia 7 tahun. Bunganya dapat digunakan sebagai bahan pengobatan, seperti mengurangi kolesterol, melancarkan peredaran darah, hingga berfungsi sebagai antioksidan yang menghalau racun radikal bebas dari tubuh. Sementara itu, kulitnya dapat digunakan sebagai pewarna alami yaitu warna kuning untuk kain dan getahnya menjadi bahan lem.

Ada berbagai spesies mahoni yang dikenal di pasar internasional, seperti spesies mahoni Honduras, Kuba, Amerika Selatan, dan mahoni Afrika. Dari Indonesia, ada kayu yang dikenal sebagai Indonesian mahogany atau kayu suren karena memiliki ciri-ciri kayu mahoni, walaupun jenis kayunya berasal dari genus Toona, berbeda dari kayu mahoni biasa yang berasal dari genus Swietenia.

Mengenal Mahoni, Kayu Multiguna Berkualitas Tinggi

©Shutterstock

Kelebihan Kayu Mahoni

Dari sisi kekuatan atau durabilitas, kayu mahoni termasuk dalam kategori kelas awet dua yang bisa tahan hingga usia setengah abad jika dirawat dengan cermat. Karenanya, kayu mahoni banyak dipakai sebagai material konstruksi dan perabot rumah. Selain kuat dan tahan lama, kayu mahoni memiliki kelebihan-kelebihan lain yang membuatnya menjadi material pilihan.

Tahan air dan pembusukan

Setelah melalui proses pengolahan dan finishing yang matang, kayu mahoni bersifat tahan air dan cuaca. Mahoni juga tidak mudah mengkerut dan melengkung akibat dampak perubahan cuaca. Dengan sifat ini, kayu mahoni dapat digunakan sebagai dek rumah, dinding luar rumah, bangku taman, ataupun furnitur luar ruangan lainnya. Untuk keperluan interior, kayu mahoni dapat digunakan untuk konstruksi bangunan, furnitur, dan alat musik.

Selain tahan air, ciri-ciri kayu mahoni lainnya adalah tahan pembusukan, seperti halnya spesies kayu keras lainnya. Dengan perseratan yang padat dan kompak, ditambah proses finishing yang sempurna, kayu mahoni dapat digunakan untuk kayu keperluan proyek yang menyentuh tanah secara langsung.

Mengenal Mahoni, Kayu Multiguna Berkualitas Tinggi

©Shutterstock

Bahan finishing beragam

Serat mahoni yang halus dan lurus akan menghasilkan penampilan akhir kayu mahoni yang klasik dan anggun. Agar penampilan makin memesona, Anda dapat melapisi kayu mahoni dengan bahan pelapis atau finishing kayu tipe bening. Gunakan pelapis berbasis air atau water-based untuk penampilan natural yang segar dan kuat. Kayu mahoni dikenal sebagai material yang sangat ramah terhadap material pelapis atau cat sehingga berbagai bahan finishing dapat digunakan untuk melapisinya.

Artikel lainnya: Yuk, Kenali Lebih Jauh Tentang Pernis Kayu!

Mudah diolah

Walaupun termasuk kayu keras, mahoni mudah diolah. Jika Anda memiliki kegemaran woodworking atau carpentry, mahoni merupakan salah satu pilihan jenis kayu yang ideal karena sifatnya yang ramah terhadap perkakas manual. Anda dapat mengolahnya dengan peralatan ukuran besar ataupun kecil.

Selain itu, kayu mahoni dapat dipaku atau disekrup dengan mudah, tanpa khawatir pecah atau retak. Diukir pun menawan, tak heran jika industri ukir lokal menggunakan kayu ini sebagai salah satu bahan utamanya.

Mengenal Mahoni, Kayu Multiguna Berkualitas Tinggi

©Shutterstock

Kekurangan Kayu Mahoni

Di samping berbagai kelebihannya, kayu mahoni juga memiliki beberapa kekurangan. Mendapatkan kayu mahoni yang benar-benar matang dan berkualitas tidaklah mudah. Dalam masa pertumbuhannya, pohon mahoni sangat rentan terhadap hama sehingga sulit untuk mendapatkan mahoni yang tua atau matang dan berkualitas. Proses pengeringan dan pengolahannya dalam oven untuk menjadi kayu mahoni yang berkualitas tinggi pun lama.

Selain itu, spektrum warna mahoni begitu beragam, tergantung usia dari kayu mahoni. Meskipun hal ini dapat dianggap sebagai kelebihan, warna yang beragam akan memberikan kesulitan saat menginginkan satu tipe warna tertentu dalam jumlah besar.

Mengenal Mahoni, Kayu Multiguna Berkualitas Tinggi

©SAKA Studio

Baca juga: Kayu merbau, Kayu Berkualitas untuk Hunian Eksklusif

Setelah membaca perkenalan singkat tentang kayu mahoni, apakah Anda tertarik menggunakan kayu mahoni untuk elemen desain dan furnitur di hunian Anda? Jangan ragu untuk berkonsultasi di sini, ya! Temukan pula berbagai artikel material bangunan lainnya hanya di Archify.

fb icon
wa icon
email icon
Wahyu Untara
Contributor
Greetings from Yogyakarta, Indonesia! Wahyu is a writer and translator who started his career since 2000s as a freelance writer for local and national publisher. His strong interest to the beauty of architecture motivates him to write for ArchifyNow since 2019.
More from archifynow
close icon