Select Country
Search Icon
ARCHIFYNOW > TIPS & IDEAS > Kursi Santai Kayu, Beristirahat Jadi Makin Nyaman

Kursi Santai Kayu, Beristirahat Jadi Makin Nyaman

BY
©Realrich Architecture Workshop - RAW Architecture

Tak ada yang lebih menyenangkan daripada beristirahat dan menghabiskan waktu bersama keluarga setelah menjalani hari yang panjang. Beristirahat dan bersantai dengan keluarga akan jadi makin nyaman dengan menggunakan kursi santai dari kayu di ruang keluarga.

Kursi santai kayu tidak memiliki definisi yang tetap karena jenis atau modelnya yang sangat beragam. Tiap kursi kayu yang nyaman dipakai untuk duduk dan menyandarkan tubuh saat penat dapat disebut kursi santai kayu. Model kursi santai dari kayu bisa digunakan di dalam maupun luar ruang. Ukurannya pun beragam, mulai dari kursi santai kayu untuk satu orang atau single chair hingga kursi santai kayu panjang.

Yuk, kita kenali beberapa model kursi santai dari kayu yang dapat Anda pilih untuk melengkapi hunian idaman!

Kursi Santai Kayu Tanpa Bantalan

Berdasarkan ada tidaknya bantalan, kursi santai kayu dapat dibedakan menjadi model kursi santai dari kayu tanpa bantalan dan model upholstered atau dengan bantalan. Kursi santai kayu tanpa bantalan merupakan model yang paling simpel dan minimalis. Bentuk dan ukurannya pun beragam, mulai dari kursi santai kayu panjang yang cocok untuk penggunaan di teras ataupun taman hingga model kursi santai kayu yang bisa dilipat. Untuk menambah kenyamanan, gunakan cushion atau bantalan terpisah yang dapat dengan mudah dipindahkan saat tidak digunakan sehingga cushion tidak cepat kotor.

Kursi Santai Kayu, Beristirahat Jadi Makin Nyaman

©Iwan Sastrawiguna Interior Design

Artikel lainnya: Kursi Kayu Minimalis, Pilihan Manis untuk Hunian Anda

Kursi Santai Kayu Upholstered

Model kursi santai dari kayu jenis upholstered atau berbantalan merupakan jenis yang sebenarnya paling banyak ditemui. Hanya saja, terkadang material kayunya tidak terlihat karena telah terbungkus oleh material bantalan kursi. Terdapat beragam bentuk atau model kursi kayu upholstered, di antaranya model club chair, tub chair, slipper chair, wingback chair, dan recliners.

Club chair

Sesuai namanya, popularitas club chair bermula dari penggunaannya untuk bersantai di klub-klub. Model kursi santai dari kayu yang satu ini memiliki bentuk yang tebal, berlengan, dan biasanya berlapis kain atau kulit. Kursi santai kayu model club cocok digunakan untuk melengkapi gaya tradisional atau vintage dalam hunian.

Kursi Santai Kayu, Beristirahat Jadi Makin Nyaman

©Koerie Design

Tub chair

Kursi santai kayu jenis tub memiliki sandaran yang berbentuk melengkung seperti bentuk bathtub. Tub chair hadir sebagai armchair dengan bentuk sandaran melengkung yang menyatu dengan lengan kursi. Dalam tampilan yang lebih modern, penyatuan lengan dengan sandaran kursi didesain tak kentara sehingga seolah-olah model tub chair hadir tidak berlengan.

Kursi Santai Kayu, Beristirahat Jadi Makin Nyaman

©MIVEWORKS

Slipper chair

Slipper chair merupakan model kursi santai dari kayu yang tidak berlengan dengan dudukan yang cenderung rendah atau dekat dengan lantai. Sejarahnya, slipper chair ini dahulu digunakan oleh wanita kaya untuk duduk saat pelayan membantu memakaikan sepatu atau slipper mereka. Dari sinilah nama slipper chair tercipta.

Kursi Santai Kayu, Beristirahat Jadi Makin Nyaman

©Studio Denny Setiawan

Wingback chair

Jenis kursi santai kayu wingback memiliki bentuk sandaran yang tinggi dan menyatu dengan lengan kursi. Sandaran berbentuk seperti sayap tinggi ini mulanya berfungsi untuk melindungi penggunanya dari angin dan menjebak panas dari perapian dalam area pengguna tersebut duduk. Seiring penyebaran penggunaannya, wingback chair tak hanya terbatas digunakan untuk bersantai di dekat perapian saja.

Kursi Santai Kayu, Beristirahat Jadi Makin Nyaman

©Michael Lauw Studio

Kursi ottoman

Model single chair seperti club, tub, slipper, dan wingback chair dapat dipadukan dengan ottoman. Dengan bentuk stool simpel tanpa lengan dan sandaran, ottoman biasanya diletakkan di depan kursi santai kayu dan berfungsi sebagai footrest. Ottoman merupakan furnitur serbaguna. Selain untuk menyandarkan atau meletakkan kaki, ottoman juga dapat menjadi tambahan bangku saat diperlukan.

Kursi Santai Kayu, Beristirahat Jadi Makin Nyaman

©Sini Seni Design

Recliner chair

Kursi santai kayu jenis recliner merupakan model yang dapat disetel kemiringan sandaran punggungnya dan dilengkapi dengan penopang kaki. Dengan pengaturan ini, recliner chair dapat disetel menjadi kursi santai kayu panjang yang dapat menopang seluruh bagian tubuh penggunanya dengan nyaman. Jenis ini bisa didesain dengan atau tanpa bantalan dan kain pelapis, tergantung pada peletakan atau penggunaannya di dalam atau luar ruangan. Recliner chair tanpa kain pelapis biasanya digunakan untuk kursi taman, gazebo, ataupun tepi kolam renang.

Kursi Santai Kayu, Beristirahat Jadi Makin Nyaman

©Shutterstock

Chaise lounge

Secara harfiah, chaise lounge memiliki arti kursi panjang. Kursi santai kayu panjang ini memiliki bentuk yang ramping dengan sandaran dan lengan asimetris yang berada pada satu sisi saja. Model kursi santai kayu panjang ini cocok digunakan untuk bersandar dan berselonjor santai oleh penggunanya. Desain kursi santai kayu panjang jenis chaise lounge pun bervariasi, mulai dari gaya klasik atau vintage hingga gaya minimalis modern.

Kursi Santai Kayu, Beristirahat Jadi Makin Nyaman

©Shutterstock

Artikel lainnya: 8 Jenis Kursi Tamu Sofa untuk Ruang Tamu Modern

Demikianlah beberapa model kursi santai dari kayu, dari model single chair hingga kursi santai kayu panjang. Sungguh beragam pilihannya, bukan? Untuk mendapatkan desain hunian yang sesuai selera Anda, hubungi arsitek dan desainer interior kami yang siap membantu Anda di sini. Kunjungi Archify dan temukan berbagai inspirasi dan tips desain yang Anda butuhkan untuk mewujudkan hunian impian Anda.

Wahyu Untara
Contributor
Greetings from Yogyakarta, Indonesia! Wahyu is a writer and translator who started his career since 2000s as a freelance writer for local and national publisher. His strong interest to the beauty of architecture motivates him to write for ArchifyNow since 2019.
More from archifynow