Select Country
Search Icon
ARCHIFYNOW > TIPS & IDEAS > Mengenal Wallpaper Dinding, Si Klasik yang Kembali Populer

Mengenal Wallpaper Dinding, Si Klasik yang Kembali Populer

BY
©D+Sign Architecture Interior

Salah satu tren lama yang saat ini kembali populer adalah wallpaper dinding. Wallpaper telah ada sejak Tsia Lun membuat kertas sekitar 2000 tahun lampau di Tiongkok. Dunia Barat sendiri mengenal wallpaper pada sekitar abad ke-15 dan sangat populer di antara penduduk Eropa pada kisaran abad ke-17 hingga 19. Pada masa itu, wallpaper dinding digunakan untuk mempercantik ruang, menutup burik dinding, hingga menjadi simbol status sosial.

Era modern membuat tren wallpaper dinding meredup. Namun, keberadaan wallpaper dinding tidak mati. Bahkan, belakangan ini popularitasnya makin menggeliat, diterapkan sebagai wallpaper dinding kamar, wallpaper dinding ruang tamu, dan ruang-ruang lainnya dalam hunian.

Bagi Anda yang baru berkenalan dengan wallpaper, kenali beberapa tips singkat dalam memilih wallpaper yang tepat bagi hunian Anda.

Berbagai material wallpaper dinding

Walaupun memiliki nama wallpaper yang sebenarnya berarti kertas dinding, saat ini wallpaper tidak melulu terbuat dari kertas. Aslinya, wallpaper memang terbuat dari 100% kertas. Namun, dengan alasan keawetan, kemudahan pemasangan, fleksibilitas, dan pemeliharaan, tipe wallpaper dari bahan campuran kertas dan vinil yang dikenal sebagai non-woven wallpaper pun muncul. Kemudian, ada pula wallpaper dari vinil yang terbuat dari plastik vinil sepenuhnya.

Berdasarkan kadar campurannya, ada tipe vinyl wallpaper 100%, vinyl coated, dan fabric backed vinyl. Wallpaper tipe vinyl coated terbuat dari vinil yang dilapiskan pada kertas. Sementara itu, wallpaper tipe fabric backed vinyl merupakan vinil yang dipadu dengan kain. Tipe ini merupakan tipe wallpaper dinding paling kuat yang biasa digunakan untuk keperluan komersial di hotel, gedung, dan lainnya.

Wallpaper dinding ruang tamu hunian umumnya menggunakan tipe vinyl, kertas, atau campuran keduanya. Saat ini, ada juga wallpaper dinding tipe grasscloth, yaitu tipe wallpaper bertekstur yang dibuat dari paduan anyaman kertas dan serat tanaman seperti sisal atau jerami. Wallpaper 3D juga dapat menjadi pilihan jika menginginkan wallpaper bertekstur.

Mengenal Wallpaper Dinding, Si Klasik yang Kembali Populer

©Iwan Sastrawiguna Interior Design

Jenis wallpaper berdasarkan cara pemasangannya

Awalnya, wallpaper dinding ditempelkan dengan paku-paku tembaga. Seiring perkembangan zaman, wallpaper dipasang dengan bantuan lem. Saat ini, Anda dapat memilih jenis prepasted wallpaper atau peel and stick wallpaper.

Wallpaper dinding tipe prepasted telah dilapisi lem pada salah satu sisinya. Saat akan digunakan, basahi bagian yang telah dilapisi lem ini dengan air agar lengket dengan dinding. Tipe peel and stick wallpaper sifatnya mirip sticker sehingga praktis pemasangannya. Anda tinggal mengelupas bagian yang berlapis lem dan menempelkannya ke dinding.

Mengenal Wallpaper Dinding, Si Klasik yang Kembali Populer

©Architecture Interior Workspace

Pemasangan wallpaper dinding

Sebelum memasang wallpaper dinding ruang tamu dalam sebuah hunian, perhatikan cahaya alami dalam ruangan. Jika cahaya berlimpah, Anda dapat lebih bebas memilih tema warna wallpaper, dari warna cerah hingga gelap, tanpa membuat ruangan menjadi terlihat redup, kecuali jika memang ingin menerapkan tema wallpaper dinding ruang tamu gothic yang cenderung gelap.

Untuk menentukan desain dan warna wallpaper dinding ruang tamu yang sesuai, pilihlah motif yang dapat menjadi komplemen dari keseluruhan gaya dan warna ruangan. Sebagai contoh, Anda dapat melihat warna dari furnitur, lantai, karpet, atau bahkan rumah lampu.

Perhatikan pula fungsi ruang yang akan dipasang wallpaper. Motif wallpaper dinding ruang tamu yang formal tentu akan berbeda dengan wallpaper dinding kamar tidur yang tenang ataupun ruang keluarga yang santai.

Bagaimana cara memilih motif wallpaper dinding? Wallpaper dengan print atau cetakan gambar pola kecil-kecil akan memberi kesan lembut dan mudah dipadukan dengan motif wallpaper dinding lainnya, sedangkan pola gambar besar-besar memberikan kesan dramatis. Wallpaper dinding dengan pola memanjang dari atas ke bawah atau sebaliknya akan memberi kesan dinding yang tinggi dan lega.

Selain itu, wallpaper dengan pola garis dan print yang terinspirasi dari alam dan berukuran kecil biasanya jauh lebih tahan terhadap pergeseran tren dibandingkan wallpaper dengan ukuran pola besar.

Mengenal Wallpaper Dinding, Si Klasik yang Kembali Populer

©D+Sign Architecture Interior

Tren wallpaper tahun 2022

Ada beberapa gaya wallpaper yang sedang digemari saat ini, misalnya wallpaper dinding ruang tamu panoramik bergaya mural dan trompe-l'oeil serta wallpaper dinding kamar bertekstur, botanical, tropis, hingga abstrak.

Wallpaper dinding panoramik mural memberi kesan berdimensi yang lapang pada ruangan. Anda dapat memilih wallpaper bermotif panorama lanskap. Jenis ini cocok untuk wallpaper dinding ruang tamu.

Wallpaper trompe-l'oeil adalah salah satu gaya klasik yang populer kembali. Istilah trompe-l'oeil berarti ‘menipu mata’ karena pola pada wallpaper membuat dinding tampil beda sama sekali dari sebelumnya. Sebagai contoh, dinding dapat tampak seperti berkeramik, berubah menjadi pemandangan lanskap kota atau hutan yang mendetail seperti pada trompe-l'oeil panorama klasik, dan lain sebagainya.

Wallpaper dinding klasik lain yang dapat dipertimbangkan adalah wallpaper dinding kamar tropis dan botanical. Gaya tropis klasik yang populer sebagai wallpaper dinding kamar misalnya jenis Martinique (karya Don Loper tahun 1942). Sementara itu, contoh wallpaper dinding kamar jenis botanical yang populer adalah wallpaper Woods (karya Michael Clark tahun 1959).

Wallpaper dinding bertekstur atau textured wallpaper bukan hanya memanjakan mata, tetapi juga sentuhan. Permukaannya memiliki dimensi yang dapat disentuh dan dibedakan tiap lekuk-lekuknya. Sementara itu, jika Anda ingin wallpaper yang semarak, penuh warna, dan dapat menjadi aksen ruangan, wallpaper abstrak dapat menjadi pilihan.

Mengenal Wallpaper Dinding, Si Klasik yang Kembali Populer

©D+Sign Architecture Interior

Artikel lainnya: Ingin Memasang Wallpaper? Berikut Hal yang Perlu Anda Ketahui

Dengan memperhatikan 4 hal di atas, Anda dapat mulai merencanakan pemasangan wallpaper sesuai keinginan. Arsitek dan desainer interior kami di sini siap membantu Anda mewujudkan hunian sesuai kebutuhan Anda! Temukan pula artikel-artikel desain interior hunian lainnya hanya di Archify.

Wahyu Untara
Contributor
Greetings from Yogyakarta, Indonesia! Wahyu is a writer and translator who started his career since 2000s as a freelance writer for local and national publisher. His strong interest to the beauty of architecture motivates him to write for ArchifyNow since 2019.
More from archifynow