id
Select Country
Search Icon
close icon
ARCHIFYNOW > TIPS & IDEAS > Tips Desain untuk Ruang Rumah 4 Lantai yang Efisien

Tips Desain untuk Ruang Rumah 4 Lantai yang Efisien

BY
fb icon
wa icon
email icon

©E.Re Studio Architects

Memiliki rumah yang lapang tentu menjadi idaman banyak orang. Namun, keterbatasan luas tanah sering kali tidak memungkinkan pembangunan rumah yang lega secara horizontal.

Ada satu pilihan penyelesaiannya, yaitu membangun rumah secara vertikal, rumah tingkat dengan dua lantai atau lebih. Perluasan secara vertikal akan memberi ruang tambahan yang dibutuhkan sehingga alokasi ruang pada tiap lantai lebih leluasa.

Kali ini, Archify akan menampilkan beberapa tips dan ide pemanfaatan ruang dalam desain rumah 4 lantai minimalis.

Memanfaatkan ruang secara efisien pada rumah 4 lantai

Setidaknya ada 3 faktor yang perlu dipertimbangkan dalam memanfaatkan ruang secara efisien pada desain rumah 4 lantai minimalis, yaitu ukuran ruangan, bentuk ruangan, serta preferensi pribadi pemilik rumah. Lebih lanjut lagi, rumah 4 lantai juga bisa dirancang untuk memiliki lantai basemen, yaitu ruang bawah tanah di bawah lantai dasar atau lantai pertama. Pengaturan lantai ini akan memberikan ruang lebih untuk kebutuhan di dalam rumah.

Tips Desain untuk Ruang Rumah 4 Lantai yang Efisien

©TRST Architect

Artikel lainnya: 5 Inspirasi Rumah Minimalis 2 Lantai yang Selalu Jadi Tren

Ide tata letak pada desain rumah 4 lantai

Perencanaan layout dan pembagian fungsi ruang perlu didesain dengan matang untuk menghasilkan ide tata letak ruang yang memaksimalkan kegunaan dan kenyamanan pada setiap lantai. Berikut ini adalah gambaran umum alokasi ruang dalam suatu rumah 4 lantai.

Ide tata letak rumah minimalis 4 lantai dengan basemen
Basemen bisa digunakan sebagai garasi mobil yang praktis dan aman. Tak hanya garasi, lantai basemen juga dapat sekaligus digunakan sebagai workshop atau ruang untuk hobi otomotif.

Basemen juga dapat digunakan sebagai area rekreasi, misalnya ruang game, gym, hingga ruang untuk home entertainment. Ruang utilitas seperti sistem ventilasi dan pendinginan udara, pemanas air, ruang laundry, dan ruang penyimpanan barang juga dapat diletakkan pada lantai basemen. Saat merencanakan lantai basemen, pastikan sistem sirkulasi udaranya dirancang dengan baik.

Pada lantai dasar, bagian muka digunakan sebagai pintu masuk utama dan foyer yang akan terhubung ke ruang lainnya seperti ruang tamu, ruang keluarga (living room), dapur, ruang makan, ruang kerja atau ruang belajar, dan kamar mandi.

Lantai dua dapat digunakan sebagai kamar tidur dan ruang keluarga (family room), lengkap dengan kamar mandi privat. Lantai tiga dapat dirancang untuk perpustakaan, ruang kerja atau belajar, ruang untuk hobi, ataupun ruang penyimpanan barang-barang koleksi. Lantai teratas merupakan lantai yang paling fleksibel penggunaannya. Pemilik rumah bisa mendesainnya tergantung keperluan.

Tips Desain untuk Ruang Rumah 4 Lantai yang Efisien

©ifd-architects

Ide tata letak rumah minimalis 4 lantai tanpa basemen
Pada lantai pertama atau lantai dasar, tata letak rumah minimalis 4 lantai tanpa basemen umumnya sama dengan tata letak lantai pertama pada rumah dengan basemen. Lantai ini memiliki pintu masuk utama dan foyer, ruang tamu, ruang keluarga (living room), dapur, ruang makan, ruang kerja atau ruang belajar, dan kamar mandi. Area penyimpanan (storage) juga bisa ditambahkan.

Pembagian ruang di lantai dua juga hampir sama dengan lantai kedua rumah yang memiliki basemen. Ruang laundry terpusat dapat ditambahkan agar bisa digunakan seluruh anggota keluarga. Selanjutnya, lantai tiga dapat diisi dengan ruang tidur tambahan, misalnya kamar tidur tamu lengkap dengan kamar mandinya. Tambahkan juga ruang simpan serbaguna (storage room) untuk menyimpan barang-barang.

Lantai empat bisa digunakan untuk membangun ruang gym, ruang rekreasi (game room, home entertainment, atau keduanya). Teras atap, kebun atap, atau tipe ruang terbuka lainnya pun dapat diimplementasikan.

Tips Desain untuk Ruang Rumah 4 Lantai yang Efisien

©Bire Studio

Faktor-faktor pertimbangan desain rumah 4 lantai

Dalam mendesain rumah 4 lantai minimalis, terdapat beberapa faktor yang perlu diperhatikan.

Cahaya alami
Maksimalkan pencahayaan alami di tiap lantai rumah. Untuk mewujudkannya, desain pintu, jendela, hingga skylight perlu diperhitungkan dengan cermat.

Penempatan tangga
Perhatikan juga penempatan tangga untuk tiap lantainya. Penataan ruang harus memperhatikan lalu lintas dan aktivitas keseharian penghuni rumah. Selain fungsional dan nyaman, faktor estetika dari tangga juga perlu diperhatikan.

Sirkulasi udara
Kelancaran sirkulasi udara di seluruh lantai dalam rumah perlu diwujudkan. Oleh karena itu, penempatan bukaan dan perancangan sistem ventilasi udara yang tepat menjadi penting agar sirkulasi udara di rumah tetap sehat, bahkan saat sistem ventilasi buatan dimatikan.

Efisiensi energi
Pertimbangkan pula penggunaan perangkat elektronik, AC, penerangan, dan kebutuhan rumah tangga lainnya yang memiliki tingkat efisiensi energi tinggi. Prinsip-prinsip desain rumah yang berkelanjutan perlu diterapkan agar lingkungan tetap terjaga.

Tips Desain untuk Ruang Rumah 4 Lantai yang Efisien

©STUDIO AKANOMA

Artikel lainnya: Menarik Perhatian, Berikut 7 Inspirasi Desain Rumah Tingkat Dua untuk Anda

Itulah tips desain untuk memanfaatkan ruang secara efisien pada rumah 4 lantai beserta ide tata letaknya. Tentu saja, tips ini hanya memberikan gambaran umum mengenai desain rumah 4 lantai. Sesuaikan kembali rancangan desainnya agar bisa memenuhi kebutuhan dan selera Anda.

Untuk mewujudkan desain rumah 4 lantai yang tepat bagi Anda, konsultasikan kebutuhan Anda dengan arsitek yang tergabung di Archify.

fb icon
wa icon
email icon
Wahyu Untara
Contributor
Greetings from Yogyakarta, Indonesia! Wahyu is a writer and translator who started his career since 2000s as a freelance writer for local and national publisher. His strong interest to the beauty of architecture motivates him to write for ArchifyNow since 2019.
More from archifynow
close icon