Playground Equipments

Kumpulan Desain Taman Bermain Anak

Bagi orang tua yang memperhatikan tumbuh kembang anak, maka kehadiran taman bermain anak adalah suatu kebutuhan.  Fungsinya bukan hanya sebagai area bermain, tapi juga sebagai sarana untuk meningkatkan daya kreativitas anak, melatih perkembangan motorik anak dan lainnya. Berikut desain taman bermain untuk anak. 

6 Desain Taman Bermain Anak

1. Taman Bermain ala Teletubbies
Desain pertama bisa diterapkan di area outdoor. Taman bermain ala teletubbies ini melatih kemampuan bersosialisasi anak serta mengolah tubuh anak sebagai pengganti olah raga. Taman dibentuk berbukit-bukit dengan ruangan di bagian dalam bukit. Di sekeliling taman bisa ditanami tumbuhan hijau sehingga nampak menyatu dengan alam.

2. Taman Bermain dalam Rumah
Selain outdoor, bisa juga membuat taman bermain anak di dalam rumah. Jika lahan di dalam rumah luas, maka buat area khusus sebagai taman bermain. Berbagai wahana permainan bisa ditambahkan contohnya perosotan. Bahannya bisa dipilih dari kayu atau plastik. Selanjutnya pastikan sirkulasi udara baik serta lantai yang digunakan lembut.

3. Taman Bermain Menyatu dengan Kamar Tidur 
Tidak ada salahnya jika membuat taman bermain di dalam kamar tidur anak. Sebelumnya, luas kamar tidur harus dibuat luas supaya bisa ditambah taman bermain. Furniture harus dimodifikasi sedemikian rupa sehingga tidak hanya digunakan untuk istirahat tapi juga untuk bermain. Pastikan juga tingkat keselamatan area kamar tidur. 

4. Taman Bermain Kapal Layar dengan Bak Pasir
Desain taman bermain anak selanjutnya dengan mengambil inspirasi dari bentuk kapal layar. Di dalam kapal layar bisa ditambahkan pasir untuk mengembangkan kemampuan sensori anak. Selain itu, kreativitas anak akan semakin terasah. Anak akan semakin tertarik bermain jika kapal dicat warna-warni yang cerah dengan tambahan hiasan.

5. Taman Bermain dengan Bahan Daur Ulang
Membuat taman bermain tidak harus mahal. Cukup memanfaatkan bahan yang sudah tidak terpakai seperti ban atau kayu bekas untuk membuat sarana permainan anak. Ban bekas bisa disulap menjadi jungkat-jungkit dengan tambahan papan kayu di atasnya. Selanjutnya jungkat-jungkit dicat sesuai selera. Hal ini untuk melatih kreativitas anak.

6. Taman Bermain dengan Tenda
Siapa bilang membuat taman bermain harus ribet. Pemanfaatan tenda sederhana bisa menjadi wahana bermain anak. Tenda tersebut bisa jadi tempat si kecil untuk berimajinasi dan bereksplorasi dalam area yang tidak terlalu luas. Selain murah dan praktis, penggunaan tenda juga terbilang fleksibel karena bisa dipindah dan dilipat. 

Demikian tadi dipaparkan 6 taman bermain anak yang bisa diterapkan untuk bermain anak. Pembuatan taman bermain bisa disesuaikan dengan dana dan area yang dimiliki. Tujuan utama dari pembuatan taman bermain adalah untuk mengembangkan kemampuan motorik anak, mengasah kreativitasnya dan membuat anak semakin lincah.