id
Select Country
Search Icon
close icon
ARCHIFYNOW > TIPS & IDEAS > Berkenalan dengan Arsitektur Vernakular Indonesia

Berkenalan dengan Arsitektur Vernakular Indonesia

BY
fb icon
wa icon
email icon
©Manon Design Studio

Arsitektur vernakular adalah satu dari sekian banyak gaya arsitektur yang ada di dunia. Arsitektur vernakular adalah gaya arsitektur atau konstruksi lokal yang menggunakan material tradisional dari alam atau lingkungan sekitar tempat bangunan tersebut berada.

Bentuk bangunan pada arsitektur vernakular pun menyesuaikan dengan kondisi alam, faktor geografis, serta tradisi masyarakat yang menempati bangunan tersebut. Tak heran, bangunan arsitektur vernakular dari tiap daerah memiliki keunikan masing-masing yang menjadikannya bagian dari identitas budaya masyarakat daerah tersebut.

Beberapa bangunan arsitektur vernakular yang terkenal di dunia antara lain rumah batu di Iran, rumah dari es atau iglo di kutub, rumah Somba atau Tammari di Afrika, dan masih banyak lagi. Semua desain bangunan tersebut memiliki ciri yang sama, yakni terbuat dari material yang ada di sekitar lingkungan bangunan berada.

Bangunan-bangunan tersebut juga tidak dibuat oleh arsitek ahli, melainkan oleh penduduk setempat secara gotong royong tanpa ilmu arsitektur formal. Pada dasarnya, arsitektur vernakular muncul karena adanya kebutuhan manusia untuk berlindung dari cuaca menggunakan bahan-bahan yang ada di sekitarnya. Dengan demikian, bangunan arsitektur vernakular juga menyesuaikan iklim yang ada.

Arsitektur Vernakular Indonesia

Keanekaragaman suku dan budaya Indonesia pun membawa kekayaan arsitektur vernakular Indonesia. Dari Pulau Sumatra hingga Tanah Papua, tiap daerah memiliki karya arsitektur vernakular dengan kekhasannya masing-masing.

Berkenalan dengan Arsitektur Vernakular Indonesia

©Midun_and_partners_architect

Beberapa contoh karya arsitektur vernakular Indonesia di antaranya Rumah Gadang dari Sumatra Barat yang terkenal akan kemegahannya, Rumah Adat Tongkonan di Sulawesi yang cantik, serta Rumah Honai di Papua yang unik. Sementara itu, arsitektur vernakular Jawa dan arsitektur vernakular Bali pun tak kalah beragam kekayaannya.

Berkenalan dengan Arsitektur Vernakular Indonesia

©Shutterstock

Artikel lainnya: Mengenal Rumah Gadang, Rumah Adat Sumatera Barat yang Ikonik

Arsitektur vernakular Bali memiliki desain atap bertingkat-tingkat dan menggunakan material utama dari jerami untuk bagian atap, kayu kelapa, bambu, dan batu. Arsitektur vernakular Bali ini didominasi pengaruh Hindu dan bisa Anda temui di bangunan pura, gerbang masuk, hingga diadaptasi ke bangunan-bangunan modern seperti hotel, restoran, dan tempat wisata.

Berkenalan dengan Arsitektur Vernakular Indonesia

©Sotja Interiors

Pada era modern ini, prinsip arsitektur vernakular Indonesia tentu sangat menarik untuk dibahas dan diterapkan. Terlebih, saat ini arsitektur hijau atau karya arsitektur yang dibangun dengan prinsip konservasi lingkungan mulai banyak diterapkan oleh para arsitek untuk mengimbangi kondisi bumi yang kian memprihatinkan.

Bangunan dengan prinsip arsitektur vernakular Indonesia menerapkan penggunaan bahan yang tersedia di sekitarnya sehingga akan mengurangi emisi karbon dari proses pengangkutan material. Jendela-jendela besar serta konsep bangunan terbuka pada bangunan dengan gaya arsitektur vernakular Indonesia juga akan menghemat penggunaan energi listrik karena rumah sudah cukup sejuk dengan sirkulasi udara yang berjalan dengan baik.

Berkenalan dengan Arsitektur Vernakular Indonesia

©RASSAMUDRA

Arsitektur Neo Vernakular Jawa

Adaptasi arsitektur vernakular Indonesia ke bangunan masa kini menimbulkan konsep baru yang disebut arsitektur neo vernakular. Selain menerapkan arsitektur hijau, arsitektur neo vernakular juga memiliki tujuan menampilkan unsur budaya atau kearifan lokal suatu wilayah dengan tampilan modern.

Bangunan arsitektur neo vernakular dapat dengan mudah ditemukan di bangunan-bangunan masa kini. Berbagai bangunan publik yang menerapkan gaya arsitektur neo vernakular adalah Terminal 1 dan Terminal 2 Bandar Udara Internasional Soekarno–Hatta dan Masjid Raya Sumatera Barat.

Di Pulau Jawa, Anda bisa dengan mudah menemukan karya arsitektur neo vernakular Jawa di bangunan gedung hingga rumah tinggal. Salah satu ciri arsitektur neo vernakular Jawa yang paling mudah dikenali adalah bentuk atapnya yang khas. Ada berapa desain atap khas aristektur vernakular Jawa, antara lain bentuk atap panggang pe, kampung, limasan, joglo, dan tajug.

Berkenalan dengan Arsitektur Vernakular Indonesia

©BUJURSANGKAR ARCHITECT

Arsitektur neo vernakular juga mengadaptasi arsitektur vernakular dari wilayah lainnya di Indonesia, misalnya atap mirip tanduk khas Minangkabau, ornamen warna-warni khas rumah adat di Toba, Sumatera Utara, konsep rumah panggung khas Kalimantan, dan sebagainya.

Artikel Lainnya: Ingin Membuat Desain Rumah Bernuansa Tradisional di Tengah Kota? Bisa!

Demikianlah bahasan singkat mengenai arsitektur vernakular Indonesia. Dapatkan juga berbagai artikel menarik lainnya seputar arsitektur serta temukan para arsitek profesional yang siap membantu mewujudkan hunian impian Anda, hanya di Archify!

fb icon
wa icon
email icon
Emilia Nuriana
Contributor
Emilia is a Jakarta-based content writer. She was graduated from Communication major from Universitas Indonesia.
More from archifynow
close icon