Select Country
Search Icon
ARCHIFYNOW > TIPS & IDEAS > Ingin Memasang Pagar Stainless? Ketahui Plus-Minus dan Tips Memilih Modelnya!

Ingin Memasang Pagar Stainless? Ketahui Plus-Minus dan Tips Memilih Modelnya!

BY
©Shutterstock

Stainless steel merupakan salah satu pilihan material untuk pagar yang digemari saat ini. Meskipun ada berbagai pilihan material lainnya, model pagar stainless dapat memberikan atmosfer berbeda bagi penampilan rumah. Selain memberikan keamanan dan privasi, desain pagar yang tepat dapat mempercantik tampilan hunian secara eksklusif dan bahkan menambah nilai properti dari hunian Anda.

Berencana memasang pagar stainless untuk hunian Anda? Perhatikan beberapa faktor berikut!

Model pagar stainless

Model pagar stainless beragam. Pemilihannya dapat ditentukan berdasarkan tujuan pemasangan pagar. Tak hanya untuk pagar rumah yang menjadi fasad, penerapan model pagar stainless bervariasi. Setidaknya ada tiga model pagar stainless berdasarkan tujuan pemasangannya, yaitu sebagai pagar pengaman, pagar pembatas, serta pagar privasi.

Masing-masing tujuan pemasangan tersebut mensyaratkan spesifikasi model pagar stainless yang berbeda. Model pagar stainless untuk pagar rumah tentunya perlu didesain dengan ketinggian tertentu agar sesuai fungsinya sebagai pagar pengaman. Pagar pembatas pun perlu memenuhi spesifikasi ketinggian sesuai penempatannya, seperti pembatas balkon serta area void dalam hunian. Begitu pula pagar privasi akan memerlukan model pagar stainless yang lebih tinggi, rapat, dan tertutup dibandingkan jenis lainnya.

Artikel lainnya: Inspirasi Pagar Balkon Agar Penampilan Hunian Tidak Membosankan

Ingin Memasang Pagar Stainless? Ketahui Plus-Minus dan Tips Memilih Modelnya!

©Shutterstock

Setelah menentukan tujuan pemasangan pagar stainless, Anda juga perlu memadankan gaya pagar stainless dengan gaya rumah keseluruhan agar penampilan visual antara pagar dan rumah tidak jomplang. Jika rumah Anda bergaya minimalis kontemporer, model pagar stainless pun perlu didesain dengan gaya yang sesuai. Sebagai contoh lain, pagar stainless mewah bergaya Victoria lebih cocok untuk hunian mewah bergaya klasik. Ingin Memasang Pagar Stainless? Ketahui Plus-Minus dan Tips Memilih Modelnya!

©Shutterstock

Pagar stainless dapat terdiri dari bahan stainless steel secara keseluruhan ataupun perpaduan antara stainless steel dengan material lainnya, seperti lembaran logam, lembaran laser cut, kayu, wire mesh (kawat anyam), kawat baja, kaca, atau material lainnya. Selain itu, material stainless yang digunakan dapat berupa tipe batang atau tipe silinder. Masing-masing dapat digunakan untuk pagar stainless mewah bagi hunian tipe klasik ataupun tipe modern minimalis kontemporer.

Ingin Memasang Pagar Stainless? Ketahui Plus-Minus dan Tips Memilih Modelnya!

©ifd-architects

Pagar stainless mewah minimalis cenderung simpel konstruksinya, umumnya berpola geometris sederhana berupa jajaran garis vertikal atau horizontal. Material kaca dan kayu juga sering digunakan sebagai paduan untuk pagar stainless mewah minimalis. Kawat baja dan wire mesh juga dapat menjadi alternatif yang familier digunakan.

Pagar stainless mewah klasik memiliki desain lebih kompleks daripada desain minimalis. Desainnya mengambil salah satu model dari variasi pagar lama yang sifat estetiknya abadi, misalnya improvisasi dari pagar model Victoria seperti Fleur De Lis, ring style, serta hoop and spear, model Art Nouveau, atau model klasik Yunani.

Ingin Memasang Pagar Stainless? Ketahui Plus-Minus dan Tips Memilih Modelnya!

©Shutterstock

Kelebihan pagar stainless

Salah satu alasan memilih pagar stainless adalah sifatnya yang tahan lama dan lebih awet daripada material pagar lainnya, seperti pagar besi tempa atau kayu yang dapat berkarat atau membusuk seiring waktu. Model pagar stainless juga tidak berisiko melengkung, patah, atau retak walau telah lama dipasang. Penampilannya pun akan tetap menawan sepanjang waktu tanpa perlu repot untuk melakukan upaya pengecatan atau perawatan khusus seperti pada material pagar lainnya. Untuk perawatan dan pembersihan pagar stainless, Anda hanya memerlukan lap basah kemudian mengeringkannya.

Selain itu, dari istilahnya sendiri, stainless berarti tanpa karat atau antikarat. Stainless memiliki sifat tahan karat karena kandungan kromnya tinggi (sekitar 10%) sehingga dapat menghindarkan besi yang terkandung di dalamnya dari oksidasi yang menyebabkan karat.

Kedua sifat tersebut juga membuat pagar stainless bersifat luwes, dapat digunakan untuk keperluan interior ataupun eksterior rumah. Sifat material stainless yang mudah dibentuk juga membuat Anda dapat memilih begitu banyak model pagar stainless.

Dari sisi estetika, model pagar stainless selalu tampak mewah. Penampilannya yang berkilau dan eksklusif tetapi tak berlebihan membuat pandangan umum akan pagar stainless mewah.

Ingin Memasang Pagar Stainless? Ketahui Plus-Minus dan Tips Memilih Modelnya!

©Shutterstock

Kekurangan pagar stainless

Meskipun memiliki banyak kelebihan, setidaknya ada dua kelemahan pagar stainless. Yang pertama, harga pagar stainless lebih mahal dari material pagar lainnya sehingga tidak semua rumah dapat memilikinya. Selanjutnya, pagar stainless yang dipasang sebagai pagar eksterior memiliki risiko karat pada titik persambungan las pagar. Untuk itu, Anda perlu cermat melakukan pemeriksaan secara berkala.

Ingin Memasang Pagar Stainless? Ketahui Plus-Minus dan Tips Memilih Modelnya!

©Shutterstock

Artikel lainnya: Berikut 6 Inspirasi Desain Pagar Rumah yang Kekinian

Demikian artikel singkat tentang pagar stainless berikut plus-minus dan tips memilih modelnya. Semoga bermanfaat! Temukan beragam variasi pagar stainless mewah untuk hunian Anda hanya di Archify!

Wahyu Untara
Contributor
Greetings from Yogyakarta, Indonesia! Wahyu is a writer and translator who started his career since 2000s as a freelance writer for local and national publisher. His strong interest to the beauty of architecture motivates him to write for ArchifyNow since 2019.
More from archifynow