Roof Frames & Structures

Atap Baja Ringan, Solusi Bangunan Kokoh

Perkembangan zaman yang diiringi kemajuan teknologi memberikan pengaruh pada hampir semua sektor. Termasuk dalam hal material bangunan. Kini sudah banyak masyarakat modern yang beralih menggunakan jenis atap baja ringan. Konstruksi yang digunakan adalah baja yang kuat namun berbahan ringan. Jenis baja yang digunakan yaitu cold rolled coil (CRC).

Jenis-jenis Atap Baja Ringan 

1. Baja Ringan Profil B atau Reng
Sebagian besar masyarakat memang banyak menggunakan bambu sebagai penahan genteng. Proses penyelesaian reng ini pastinya memerlukan waktu yang tidak sebentar, karena reng yang baik, pada umumnya memerlukan tahap perendaman dalam air. Tujuan dari perendaman tersebut adalah supaya reng dapat bertahan dalam waktu yang lebih lama.

Akan tetapi, kini sudah terdapat kemudahan dengan adanya atap baja ringan. Bahan material tersebut dapat mempersingkat waktu dalam melakukan serangkaian proses pembangunan. Bentuk dari baja ringan profil B tampak seperti trapesium. Bangunan ini menjadi lebih elegan dengan bentuk reng yang tipis. Dimensi ketebalan yang dimiliki sekitar 0,40 hingga 0,60 mm.

2. Baja Ringan Taso
Taso merupakan salah satu jenis material baja yang memiliki bentuk bidang seperti huruf A. Jika dari luar, akan terlihat seperti balok yang berukuran kecil dan bermanfaat sebagai pengikat profil B. Rangkaian atap yang kokoh juga dapat tersusun dari taso berbahan tipis. Justru hal tersebut yang menciptakan kesan modern pada sebuah bangunan. 

Selain digunakan sebagai pengikat profil B, taso juga dapat digunakan untuk memperkuat kuda-kuda serta memperkuat posisi gording. Hal tersebut bertujuan supaya dapat digunakan untuk meletakkan atap dengan posisi yang baik. untuk dimensi ketebalannya mencapai 31 sampai 100 mm.

3. Baja Ringan Trus atau Kaso
Jenis atap baja ringan yang satu ini merupakan material yang sangat sesuai untuk digunakan pada bagian kaki utama sebuah konstruksi. Baja ringan kaso mempunyai dua profil, diantaranya C dan W. perbedaan antara kedua profil tersebut hanyalah pada ukuran, di mana profil C lebih kecil dari profil W. Dimensi ketebalannya mencapai 0,75 hingga 1,00 mm.

Trus dapat digunakan sesuai dengan kebutuhan yang diperlukan, sehingga tidak akan menimbulkan terbuangnya material dalam jumlah yang banyak. Daya tahan yang dimiliki dari baja ringan ini dapat mencapai hingga puluhan tahun. Pemilihan atap menggunakan kaso ini sangat simple, karena proses penyelesaian dapat dilakukan dengan cepat.

Pemakaian atap baja ringan memang sudah banyak dilakukan oleh masyarakat perkotaan maupun bangunan yang ada di tepi-tepi jalan, seperti kios. Kini bahan kayu memang masih banyak digunakan, tetapi lambat laun kayu tersebut akan lapuk jika sering terkena hujan, maka keberadaan jenis bahan ini dapat mengatasi hal tersebut, karena bahannya sangat mudah kering apabila terkena air.