All Categories

Tipe dan Jenis Kran Wastafel Berdasarkan Fungsinya


Kran wastafel kamar mandi menjadi salah satu bagian penting di rumah yang perlu Anda perhatikan lebih  detail. Penggunaan kran wastafel yang benar sesuai fungsi dan kebutuhan, akan memudahkan Anda ketika melakukan proses pencucian dan pembersihan. Walaupun ukurannya terlihat kecil, kran memiliki fungsi yang  besar sebagai saluran untuk mengalirkan air. 

Tipe Kran Wastafel yang Sesuai dengan Kebutuhan Anda

Terdapat banyak model tipe dan jenis dari kran yang digunakan untuk wastafel, terutama untuk wastafel kamar mandi. Bagi yang belum mengetahui, sebenarnya kran air mempengaruhi desain interior ruang dimana ia diletakkan, utamanya di kamar mandi ataupun dapur. Umumnya dalam sebuah rumah, terdapat tiga jenis pemakaian kran air, untuk digunakan di dapur, untuk kamar mandi serta untuk pengalir air di luar ruangan atau outdor. 

Berikut merupakan beberapa tipe atau jenis kran yang perlu Anda ketahui, yang bisa Anda sesuaikan dengan fungsinya.

1. Tipe Bola
Tipe kran ini merupakan yang paling banyak digunakan hingga saat ini. Bentuknya berupa pegangan tunggal pada kepala keran. Untuk menghidupkan maupun mematikannya cukup mudah, hanya perlu menggerakkan tuas putar pada bagian atas keran. Nantinya, bola yang terdapat di dalam tubuh keran bagian dalam akan berputar, sehingga bisa mengalirkan air untuk digunakan. 

2. Tipe Tabung
Jenis kran wastafel satu ini memiliki tabung dengan kegunaan fungsi berbeda pada tabung umumnya. Tabung yang dimiliki oleh kran jenis ini berfungsi sebagai pengatur volume air yang hendak dikeluarkan dari pipa ataupun selang saluran air. Cara menggerakkannya juga mudah, Anda hanya perlu menekannya keatas atau kebawah untuk mengatur intensitas air yang hendak dikeluarkan. 

3. Tipe Piringan
Bentuk dari kran tipe piringan adalah silinder yang merupakan penemuan baru sebagai akibat dari kemajuan teknologi. Ia memiliki ukuran tabung yang cukup besar, berfungsi sebagai pengatur suhu pada air yang hendak dikeluarkan. Selain itu, fungsinya juga menjadi pelindung dan naungan piringan. Dalam segi ketahanan, jenis kran ini berada pada peringkat yang paling tinggi dan tahan pada kerusakan ataupun kebocoran. 

4. Tipe Kompresi
Tipe kompresi merupakan jenis kran dengan model lama. Sering digunakan sebagi kran dalam wastafel kamar mandi, ia memiliki dua pegangan yang dapat mengeluarkan dua jenis air dengan suhu yang berbeda. Setelah ditemukan tipe kran piringan, jenis ini sudah tidak lazim digunakan karena seringnya masalah kebocoran yang terjadi pada penyekat ring antar dua tuas pegangan yang digunakan. 

Dengan mengetahui empat jenis kran wastafel tersebut, sekarang Anda tak perlu khawatir lagi memilih bentuk dan tipe kran sesuai kebutuhan. Anda dapat menggunakan daftar tersebut sebagai bahan pertimbangan, karena masing-masing kran memiliki kelebihan dan kekurangannya sendiri-sendiri.