Select Country
Search Icon
ARCHIFYNOW > HIGHLIGHTS > Kenali Bekisting dalam Bangunan, Inilah Arti, Fungsi dan Jenisnya!

Kenali Bekisting dalam Bangunan, Inilah Arti, Fungsi dan Jenisnya!

BY
©Shutterstock

Saat membuat sebuah bangunan, banyak hal harus diperhatikan, mulai dari rancangan denah, desain tampilan 3D, pondasi yang kuat, hingga struktur keseluruhan bangunan yang akan dibuat. Berbicara mengenai struktur, kekuatan bangunan tentu akan mempengaruhi ketahanan dan kualitas suatu bangunan. Jadi, pembangunan pondasi, tulangan besi, serta perhitungan kolom dan balok menjadi kuncinya. Dalam proses membangun struktur sebuah bangunan inilah bekisting dibutuhkan.

Mungkin, beberapa orang masih awam dengan bekisting karena istilah ini tidak umum disebutkan. Akan tetapi, bagi para pelaku proyek, bekisting adalah hal yang sangat paten diperlukan. Apa sih bekisting itu?

Pengertian bekisting

Pada dasarnya, bekisting merupakan proses pencetakan beton untuk pembuatan struktur sebuah bangunan. Bekisting berarti "cetakan" dalam struktur bangunan, baik untuk pondasi, kolom, dan balok sebagai struktur utama dalam bangunan. Bekisting digunakan baik untuk pembangunan rumah tinggal maupun bangunan berstruktur tinggi.

Cetakan bersifat sementara ini nantinya menampung pengecoran dan akan dicetak sesuai dengan bentuknya. Pengecoran beton ini berisi semen, pasir, dan kerikil sesuai dengan komposisinya. Jika beton sudah jadi dan kering, bekisting akan dibuka. Bekisting juga akan memperkeras beton agar nantinya kuat menahan beban sendiri dan beban lainnya.

Kenali Bekisting dalam Bangunan, Inilah Arti, Fungsi dan Jenisnya!

©Shutterstock

Fungsi bekisting bagi bangunan

Tentu saja, proses bekisting yang memakan waktu lama ini mempunyai fungsi yang penting bagi suatu bangunan. Bekisting menjadi alat cetakan beton pada pondasi, balok, dan kolom. Beton akan tercetak rapi dengan adanya bekisting yang membantu dalam menyambungkan tiap elemen strukturnya.

Sampai saat ini, belum ada teknologi yang sama dengan bekisting. Bisa dibilang, bekisting menjadi salah satu proses  yang utama bagi tukang untuk membuat bangunan.

Jenis bekisting berdasarkan cetakannya

1. Bekisting kayu / tradisional

Kenali Bekisting dalam Bangunan, Inilah Arti, Fungsi dan Jenisnya!

©Shutterstock

Jenis bekisting kayu atau konvensional ini paling sering digunakan dalam pembangunan rumah tinggal, baik di desa maupun kota. Hal ini karena bahan kayu bisa ditemukan di mana saja, apalagi tidak ada kriteria jenis kayu tertentu yang diperlukan untuk bekisting kayu.

Cara kerja bekisting kayu termasuk simpel, tukang tinggal memasangnya untuk bagian struktur dan membongkarnya apabila beton sudah mencapai kekuatan yang cukup. Melepas bekisting kayu dilakukan tiap bagian satu per satu setelah struktur beton jadi.

Walaupun bekisting kayu ini relatif terjangkau, kayunya hanya bisa dipakai satu kali. Oleh karena itu, kayu yang sudah digunakan untuk mencetak suatu struktur tidak bisa digunakan untuk mencetak yang kedua kali.

2. Bekisting knockdown

Kenali Bekisting dalam Bangunan, Inilah Arti, Fungsi dan Jenisnya!

©Shutterstock

Jenis bekisting selanjutnya adalah knockdown. Bekisting ini memakai besi hollow atau plat baja. Jenis ini dinamakan knockdown karena penggunaan cetakannya yang sangat mudah dibongkar pasang.

Dibandingkan dengan bekisting kayu, jenis bekisting ini akan lebih mahal, bahkan harganya bisa mencapai 10 kali lipat. Akan tetapi, penggunaannya akan memudahkan pekerja karena prosesnya yang lebih cepat akan membuat proyek juga segera selesai. Oleh karena itu, bekisting knockdown ini lebih disarankan untuk diaplikasikan pada proyek berskala besar. Selain awet, bekisting knockdown juga lebih tahan lama dan bisa digunakan berulang kali.

Akan tetapi, bekisting knockdown ini memiliki kekurangan, yaitu dari segi bentuk dan ukuran. Jenis ini tidak bisa mencetak sesuai dengan keinginan. Biasanya, kontraktor memiliki berbagai jenis dan ukuran dari bekisting ini. Contoh produk yang memiliki bekisting knockdown, di antaranya:

  • Cetakan U Ditch dan tutup U Ditch
  • Box culvert
  • Pagar beton panel
  • Saluran buis beton
  • Kastin beton

3. Bekisting fiberglass

Kenali Bekisting dalam Bangunan, Inilah Arti, Fungsi dan Jenisnya!

©Shutterstock

Nah, yang membedakan bekisting fiberglass dari jenis yang lain adalah sifatnya yang tahan air sehingga bisa dipakai di bawah tanah. Keunggulan lain dari bekisting fiberglass adalah tidak mudah berkarat, ramah lingkungan, serta mudah dilepas dan dipasang.

Cara kerja bekisting fiberglass mirip dengan bekisting kayu, perbedaannya terletak pada harga dan pemakaian. Harga bekisting fiberglass sedikit lebih mahal, tetapi tidak signifikan. Selain itu, bekisting fiberglass bisa dipakai berulang kali. Mengingat bekisting kayu hanya bisa dipakai satu kali penggunaan, biasanya kontraktor lebih suka memakai bekisting fiberglass.

4. Bekisting aluminium

Kenali Bekisting dalam Bangunan, Inilah Arti, Fungsi dan Jenisnya!

©Shutterstock

Pada dasarnya, bekisting aluminium hampir mirip dengan bekisting knockdown, hanya saja bahan yang digunakan adalah aluminium. Untuk harganya, bekisting jenis ini lebih murah dari bekisting baja dan besi.

Keunggulannya, bekisting ini lebih halus dan rapi. Sayangnya, bekisting jenis ini jarang digunakan di Indonesia. Jadi, kebanyakan orang beranggapan bekisting aluminium ini susah digunakan. Padahal, penggunaannya mirip dengan bekisting besi ataupun baja.

Persyaratan bekisting

Hal yang perlu diingat dalam proses pengerjaan bekisting adalah ketelitian yang tinggi agar hasilnya maksimal. Jangan sampai karena proses pengerjaan bekisting yang salah, struktur bangunan menjadi tidak maksimal.

Berikut persyaratan pengerjaan dan bahan bekisting yang perlu diperhatikan:

1. Bahan yang keras

Memilih bahan bekisting yang tepat diperlukan untuk menahan beban-beban yang ada, mulai dari beban bekisting sendiri, beban samping, hingga beban dari atas. Selain itu, pemilihan bahan yang sesuai akan menjamin ketepatan dan kesesuaian dengan anggaran yang tersedia.

2. Penghematan waktu

Adanya bekisting ini pastinya membuat bangunan makin cepat jadi. Pemilihan bekisting memengaruhi waktu yang diperlukan hingga proyek selesai dan tentunya efisiensi anggaran untuk pekerja.

3. Keselamatan pekerja

Hal keselamatan pekerja juga tidak boleh ketinggalan. Mengingat proses bekisting ini dilakukan oleh banyak pekerja, pastikan K3 berjalan dengan baik pada proyek.

Artikel lainnya: 6 Jenis Pondasi Rumah yang Perlu Anda Ketahui

Itulah gambaran dari pengertian bekisting sebagai acuan sebelum membangun rumah idaman. Dengan mengetahui gambaran bekisting dan fungsinya, Anda bisa membayangkan proses membangun rumah yang ideal. Jangan ragu menghubungi arsitek yang tergabung di Archify untuk membantu mewujudkan rumah idaman Anda!

Rosita Meinita
Contributor
Rosita has graduated from Architecture at Diponegoro University. She has worked in the creative industry since 2017, loves writing and photography.
More from archifynow